Amankan CFD Baturaja, Polres OKU dan Dishub Jalin Sinergi Penjaga Ketertiban

Jelajahekspres.com,Baturaja OKU,SUMSEL – Kawasan seputaran Taman Kota Baturaja tampak berbeda pada Minggu pagi, 30 Agustus 2026, saat aktivitas Car Free Day (CFD) berlangsung dengan ramai.

Dalam momen tersebut, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) bersinergi erat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) OKU untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Kolaborasi dua instansi ini menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa hambatan, menciptakan suasana yang kondusif bagi ribuan warga yang hadir.

Tujuan utama dari pengerahan pasukan gabungan ini adalah untuk menjamin rasa aman, tertib, dan nyaman bagi setiap masyarakat yang berpartisipasi.

Hadirnya petugas di lapangan bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah upaya nyata untuk melindungi hak-hak warga dalam berolahraga dan menikmati udara pagi tanpa kekhawatiran akan kemacetan atau gangguan keamanan.

Dengan adanya pengawasan ketat, diharapkan energi positif dari kegiatan sehat ini dapat tersalurkan dengan optimal kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kapolres OKU, AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., memberikan arahan strategis melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., mengenai pentingnya pendekatan humanis dalam bertugas.

Baca juga:  Kunjungan Tim LSM DPW,DPC HARIMAU ke Dapur SPPG OKU Timur, Pengelola Inti Tak Berada di Tempat

Instruksi ini menekankan bahwa petugas tidak hanya berfungsi sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang siap membantu.

Pendekatan ini dirancang untuk membangun kepercayaan publik dan menunjukkan wajah kepolisian yang ramah serta dekat dengan rakyat dalam setiap kesempatan.

Implementasi dari arahan tersebut terlihat jelas ketika petugas gabungan secara proaktif menyambangi warga yang sedang beraktivitas di area CFD.

Alih-alih hanya berdiri kaku di pos penjagaan, para anggota polisi dan pegawai dishub turun langsung ke tengah kerumunan untuk berinteraksi.

Mereka menyampaikan imbauan-imbauan penting terkait kewaspadaan terhadap segala bentuk aksi kejahatan, sehingga masyarakat tetap dapat bersenang-senang namun tetap menjaga keamanan barang bawaan dan pribadi mereka.

Dari sisi teknis pengaturan jalan, tim lapangan telah bekerja sejak dini hari untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.

Anggota di lapangan melakukan pengalihan arus lalu lintas yang menuju kawasan seputaran Taman Kota Baturaja agar tidak memasuki zona inti CFD.

Baca juga:  Revolusi Hijau di OKU Timur: Drone Kawinkan Teknologi dan Sawah untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

Langkah preventif ini sangat krusial untuk mencegah kemacetan yang bisa mengganggu kenyamanan pejalan kaki dan pesepeda, serta memastikan akses darurat tetap terbuka jika diperlukan selama acara berlangsung.

Sinergitas antara Sat Lantas dan Dishub terbukti efektif dalam membagi tugas secara proporsional dan saling mendukung.

Sementara Sat Lantas fokus pada aspek keamanan kriminalitas dan ketertiban umum, Dishub mengambil peran dominan dalam penataan parkir dan rekayasa lalu lintas kendaraan bermotor.

Pembagian peran yang jelas ini memungkinkan penanganan masalah di lapangan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran, tanpa tumpang tindih wewenang yang sering kali menghambat kinerja di lapangan.

Kegiatan pengamanan CFD ini bukanlah insiden sekali waktu, melainkan merupakan agenda rutin yang telah menjadi bagian dari komitmen kepolisian setempat.

Konsistensi dalam pelaksanaan pengamanan setiap minggu menunjukkan dedikasi tinggi aparat dalam melayani masyarakat.

Melalui rutinitas ini, Polres OKU terus berupaya menanamkan budaya tertib lalu lintas dan kesadaran keamanan kepada warga, menjadikan CFD bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga media edukasi keselamatan yang berkelanjutan.

Baca juga:  Safari Ramadan Bupati OKU Timur: Angka Harapan Hidcapai 72 Tahun, Jadi Indikator Kesejahteraan Masyarakat

Dengan berakhirnya kegiatan CFD hari itu, pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi antar-instansi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban semakin mengemuka.

Keberhasilan pengamanan di Taman Kota Baturaja menjadi bukti bahwa ketika aparat bertindak profesional, humanis, dan terkoordinasi, rasa aman masyarakat dapat tercipta dengan baik.

Ke depannya, sinergi seperti ini diharapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan lingkungan sosial yang lebih harmonis, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten OKU.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *