Jelajahekspres.com,OKU TIMUR SUMSEL– Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka Peliung, Polres OKU Timur, melaksanakan pengecekan embung dan penyebaran maklumat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya, Sabtu, 12 September 2026, sekira pukul 11.40 WIB.
Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk memastikan kesiapan sarana air menghadapi potensi karhutla.
Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.S.I., melalui Kapolsek Buay Pemuka Peliung IPDA Bastian Maratin, S.H., menerangkan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan fungsi embung sebagai penampungan air berjalan optimal.
Menurutnya, keberadaan embung menjadi cadangan air darurat jika terjadi kebakaran di area perkebunan, hutan, atau lahan warga.
Pengecekan berlangsung di Embung Desa Banuayu, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Objek yang diperiksa memiliki luas sekitar ½ hektare dengan kedalaman sekitar 4 meter.
Titik koordinat embung tercatat 4.28541, 104.455, 100.2 m, 280°. Pengecekan objek dilakukan sekira pukul 12.00 WIB.
Kegiatan dilaksanakan oleh personel Polsek Buay Pemuka Peliung, yakni Aiptu Rusmiyadi, Aipda Barlin, Brigpol Munir Setiawan, S.H., dan Bripda Aan YT.
Mereka melakukan pengecekan kondisi embung, volume air, akses menuju lokasi, serta memastikan tidak ada gangguan yang menghambat fungsi penampungan air.
Kapolsek menjelaskan, tujuan utama pengecekan adalah memastikan penampungan air berfungsi baik, ketersediaan cadangan air darurat tetap terjaga, dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya kebakaran meningkat.
Dengan demikian, jika terjadi titik api, personel dan masyarakat dapat memanfaatkan sumber air terdekat secara cepat.
Selain pengecekan embung, personel juga menyebarkan maklumat karhutla kepada warga sekitar.
Penyebaran maklumat ini menekankan larangan membuka lahan dengan cara membakar, pentingnya melaporkan titik api secara dini, serta ajakan menjaga lingkungan agar tidak memicu kebakaran yang meluas.
Hasil pengecekan menunjukkan embung berada dalam kondisi aman dan dapat difungsikan sebagai sumber air darurat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Tidak ditemukan hambatan berarti yang mengganggu pelaksanaan pengecekan di lokasi.
Polres OKU Timur berkomitmen melanjutkan patroli, pengecekan sarana air, dan sosialisasi karhutla secara spesifik, sistematis, solutif, serta terukur.
Sinergi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat diharapkan memperkuat pencegahan karhutla di wilayah Buay Pemuka Peliung dan sekitarnya.(T.Hidayat)












