Dari Lahan Binaan Polisi, Ketahanan Pangan Ulu Ogan Digenjot: Satu Hektar Jagung Sukses Panen!

Baturaja,OKU,Sumsel,Jelajahekspres.com
Dalam sebuah langkah nyata mendukung kemandirian pangan di tingkat akar rumput,Polsek Ulu Ogan kembali menunjukkan komitmennya. Bukan melalui operasi ketertiban, melainkan dengan turun langsung ke hamparan lahan pertanian warga binaannya, membawa semangat baru bagi program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan pendampingan dan pemantauan ini berlangsung pada Sabtu,4 Oktober 2025 yang lalu. Lokasinya berada di tengah-tengah kehijauan lahan jagung di Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang menjadi bukti nyata dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kedaulatan pangan.

Pemimpin langsung dari kegiatan ini adalah Kapolsek Ulu Ogan,Ipda Omi. F. Beliau tidak hanya memantau dari jauh, tetapi terjun ke lapangan untuk melihat secara detail perkembangan tanaman. Inisiatif ini sendiri merupakan arahan langsung dari pimpinan, Kapolres OKU Akbp Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang menekankan pentingnya peran polisi sebagai pengayom dan penggerak pembangunan di masyarakat.

Baca juga:  Harmoni Idul Fitri di Bumi Serasan Sekundang,Bupati dan Wabup Muara Enim Rayakan Lebaran Bersama Rakyat

Obyek sekaligus mitra dalam program ini adalah salah seorang warga binaan Polsek Ulu Ogan.Lahan jagung milik warga ini menjadi pilot project atau proyek percontohan yang diharapkan dapat menginspirasi warga lainnya untuk lebih giat lagi dalam bercocok tanam, khususnya pada komoditas pangan strategis seperti jagung.

Aksi ini dilatarbelakangi oleh visi strategis untuk mengokohkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Ulu Ogan.Dalam konteks yang lebih luas, hal ini merupakan bagian dari upaya antisipasi terhadap segala bentuk kerawanan pangan dan stabilisasi harga pangan pokok di pasaran, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.

Kegiatan inti yang dilakukan adalah pengecekan dan pendampingan intensif.Ipda Omi. F. memeriksa dengan saksama kondisi fisik tanaman, mulai dari kekokohan batang, kesuburan daun, hingga kondisi jagung yang siap panen. Ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pendampingan teknis untuk memastikan tidak ada kendala signifikan yang menghambat pertumbuhan tanaman.

Baca juga:  Lapas Martapura Mendukung Penuh Kegiatan Penelitian Taruna Poltekpin Dalam Rangka Ketahanan Pangan Peremajaan Tanaman Hortikultura

Berdasarkan pantauan di lapangan,capaian yang diperoleh sangat menggembirakan. Dari total target lahan seluas 3 hektare, telah berhasil dipanen 1 hektare yang menandakan kesuksesan tahap pertama. Hasil panen ini tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan metode budidaya yang diterapkan.

Sementara itu,sisa lahan seluas 2 hektare dilaporkan masih dalam masa pertumbuhan dan proses pematangan. Tanaman pada lahan ini terpantau sehat dan menjanjikan hasil yang optimal dalam beberapa waktu ke depan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pemicu untuk memperluas area tanam pada periode berikutnya.

Melalui Kapolsek Ulu Ogan,Kapolres OKU Akbp Endro Aribowo menyampaikan apresiasi dan pesannya. “Dengan adanya pendampingan dan pengecekan rutin seperti ini, kami sangat yakin program ketahanan pangan di Kecamatan Ulu Ogan dapat berjalan secara optimal. Dampak positifnya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, mulai dari tersedianya pangan yang cukup hingga peningkatan pendapatan,” ujarnya yang disampaikan oleh Ipda Omi. F.

Baca juga:  Safari Subuh Polsek Belitang III: Makmurkan Masjid, Dekatkan Diri ke Masyarakat

Kedekatan dan kepedulian Polsek Ulu Ogan ini diharapkan tidak berhenti pada satu kali kegiatan.Komitmen berkelanjutan ini diyakini akan menciptakan multiplier effect, memotivasi lebih banyak warga untuk aktif berproduksi, dan pada akhirnya menjadikan Kecamatan Ulu Ogan sebagai lumbung pangan yang mandiri dan berdaulat, serta memperkuat rasa aman dan tentram dalam bingkai kesejahteraanre(JE – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *