DP Project Guncang Baturaja, HUT OKU Ke-116 Bergetar Energi

Jelajahekspres.com,Baturaja OKU,Sumatera Selatan –
Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Ke-116 yang digelar di Taman Kota Baturaja pada Sabtu malam, 29 Juli 2026, menjadi saksi penampilan monumental dari grup band asal OKU, DP Project.

Dengan formasi lengkap tujuh personil, band yang digawangi manager Budi Eka Putra ini tampil sebagai pengisi acara utama dalam rangkaian hiburan rakyat yang digelar Pemerintah Kabupaten OKU.

Kehadiran mereka sejak pukul 20.00 WIB langsung menyedot perhatian ribuan warga yang memadati area taman kota sejak sore hari.

DP Project mengerahkan seluruh kekuatan personilnya di atas panggung utama.

Vokal utama dipercayakan kepada Rahman yang berkarakter kuat, didukung Manda sebagai vokal kedua yang apik dalam harmoni.

Sektor melodi dipegang Depri pada keyboard yang lincah, sementara Okta bertanggung jawab di gitar dengan permainan ritmis dan solo-solo pendek yang membakar semangat.

Lini bass digenggam Yogi Deris yang solid memberikan fondasi ritme, dan di belakang drum, Andra menjadi penggerak energi dengan pukulan-pukulan dinamis yang mengatur napas setiap lagu.

Baca juga:  Jaga Stok Pangan, Polsek Belitang II Pantau Langsung Lumbung Jagung Masyarakat

Sepanjang lebih kurang 3 jam dari sore hari sampai pukul 22.00 wib penampilan, DP Project menyuguhkan medley lagu-lagu bernuansa energik, mulai dari rock alternatif, pop punk, hingga tembang daerah yang diaransemen ulang dengan sentuhan modern.

Pemilihan repertoar ini sengaja dirancang untuk membangkitkan euforia dan semangat kebersamaan di momen ulang tahun kabupaten.

Setiap transisi lagu dibuat tanpa jeda panjang, sehingga aliran energi di panggung terus mengalir deras dan membuat penonton tak bisa diam.

Penampilan spektakuler ini tak lepas dari dukungan teknis maksimal.

Sound system berlogo “ALEGRO” di bawah pimpinan langsung Ridi dikerahkan dengan konfigurasi line array ganda dan monitor panggung yang presisi.

Ridi selaku pimpinan ALEGRO mengaku telah melakukan sound check sejak pukul 14.00 WIB, memastikan setiap instrumen vokal, drum, bass, gitar, hingga keyboard terdengar seimbang di setiap sudut taman.

Hasilnya, kualitas audio jernih tanpa distorsi meski volume digeber di puncak lagu.

Situasi di Taman Kota Baturaja pada malam itu benar-benar luar biasa. Ribuan kursi yang disediakan panitia tidak cukup menampung pengunjung, sehingga banyak warga yang rela berdiri bahkan duduk di tepi rumput dan pinggir jalan kompleks taman.

Baca juga:  Sinergi Solid TNI-Polri OKU Timur, Kapolres Silaturahmi ke Kodim 0403 Baturaja

Cahaya lampu panggung warna-warni berpadu dengan sorot laser menciptakan atmosfer panggung besar.

Para pedagang kaki lima di sekitar lokasi kebanjiran pembeli, menandakan bahwa malam itu bukan sekadar acara seremonial, melainkan festival rakyat yang hidup.

Suasana semakin memuncak ketika DP Project membawakan lagu penutup berupa medley tiga tembang lagu OKU yang dikemas dengan beat cepat.

Rahman turun dari panggung menyalami barisan depan penonton, sementara Manda memimpin chorus besar-besaran yang diikuti hampir seluruh hadirin.

Tepuk tangan dan sorak-sorai bergemuruh, bahkan beberapa kelompok penonton terlihat menari berkelompok tanpa malu.

Interaksi spontan ini menciptakan ikatan emosional antara musisi dan masyarakat, menjadikan malam itu tak terlupakan.

Manager Budi Eka Putra usai pertunjukan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas sambutan luar biasa dari masyarakat OKU.

“Ini adalah bentuk dedikasi kami untuk kampung halaman. Semoga DP Project terus bisa menghibur dan membawa nama OKU di kancah musik Sumsel,” ujarnya.

Sementara Ridi dari ALEGRO menambahkan bahwa kerja sama tim teknis dan musisi yang kompak menjadi kunci suksesnya suara spektakuler malam itu.

Baca juga:  Polsek Semidang Aji Intensifkan Sambang Desa, Gencarkan Himbauan Pencegahan Karhutla di Musim Kemarau

Keduanya sepakat bahwa dukungan penuh dari pemkab dan masyarakat membuat segalanya berjalan mulus.

Penampilan DP Project dalam HUT OKU Ke-116 ini bukan sekadar hiburan semata, tetapi juga bertujuan memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap daerah.

Melalui musik berenergi, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa OKU adalah kabupaten yang muda, dinamis, dan penuh talenta.

Dengan suksesnya malam ini, harapan ke depan adalah agar sinergi antara seniman lokal, pemerintah, dan pendukung teknis seperti ALEGRO terus terjaga, sehingga event-event besar di OKU selalu menghadirkan kualitas pertunjukan tingkat tinggi yang membanggakan seluruh warganya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *