Miris! Zul Priyadi, Yatim Piatu di Jambi Selatan Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

Miris! Zul Priyadi, Yatim Piatu di Jambi Selatan Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

JelajahEkspres.com,Jambi – Di tengah berbagai program bantuan sosial yang terus digulirkan oleh pemerintah pusat maupun daerah, ternyata masih ada warga yang benar-benar membutuhkan namun tidak pernah menerima manfaat apa pun. Salah satunya adalah Zul Priyadi, seorang pria yang tinggal di RT 16 RW 05 No. 10, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Zul Priyadi hidup sebatang kara dan berstatus yatim piatu. Kondisinya sangat memprihatinkan. Dengan keterbatasan ekonomi yang jelas terlihat, Zul justru tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun kepesertaan dalam program kesehatan seperti BPJS PBI.

Baca juga:  Semarak HUT ke-115 OKU: Gubernur Sumsel Puji Semangat Kebersamaan Warga

Hal ini terungkap ketika tim media JelajahEkspres.com secara tidak sengaja berbincang dengan salah satu warga setempat saat melakukan kunjungan ke wilayah tersebut. Warga tersebut, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Zul yang selama ini luput dari perhatian pemerintah.

“Setahu kami, Zul tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal kondisinya sangat layak untuk dibantu. Dia hidup sendiri, tidak punya orang tua, dan tidak ada pekerjaan tetap,” ujar warga tersebut kepada media ini.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai validitas dan akurasi data penerima bantuan yang dikelola oleh instansi terkait, baik di tingkat kelurahan maupun dinas sosial. Jika seseorang yang benar-benar membutuhkan seperti Zul tidak masuk dalam daftar penerima, maka patut dipertanyakan sistem pendataan dan verifikasi yang selama ini berjalan.

Baca juga:  Operasi Integrasi Satpol PP dan Perumda Pasar Tertibkan PKL di Pasar Lama Baturaja Timur pada Dini Hari

Kelurahan Tambak Sari dan perangkat RT setempat diharapkan segera melakukan peninjauan ulang terhadap data warga miskin dan rentan, agar tidak ada lagi masyarakat yang seharusnya berhak namun terabaikan. Bantuan sosial seharusnya tepat sasaran dan menjadi penyelamat bagi mereka yang berada di garis kemiskinan.

Pihak Dinas Sosial Kota Jambi juga diharapkan merespons cepat kasus seperti ini dengan melakukan verifikasi lapangan dan intervensi bantuan sesegera mungkin. Jangan sampai kebijakan yang dibuat dengan niat baik justru tidak menyentuh orang-orang yang paling membutuhkan.

Kisah Zul Priyadi adalah potret kecil dari persoalan besar di lapangan yang kerap terjadi: ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar lebih teliti, tanggap, dan adil dalam memberikan hak kepada masyarakat kurang mampu.(red-nyayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *